Teologi Ekologi: Suatu Isu Etika Menuju Eskatologi Kristen

Jefri Hina Remikatu

Abstract


Abstract. The issues of Christian ethics and eschatology are two important parts that being discussed in this paper regarding the ecological crisis that is happening recently.  These two issues invite the the church to rethink the missiological and soteriogical concept so that it can influence the activity of the church in carrying out the mission of God.  The church become the agen of God in voicing out the renewal of the broken relationship become harmony.  Therefore, the mission mandate that carried out by the church should be understood as participation of the church in the dynamic fellowship harmony with God and with all creations. The church as a community of the believers that has a dynamic fellowship with God will actively participate in God’s mission.  As the agen of God, the church must carry out her role in manifesting the divine mission through the proclamation of the salvation from God, trying to create and bring peace and harmony through the ethical behavior and bring the message of hope that everything must be turned to the glory of God as the soteriological hope for all creations in union with Him.  So, this paper challenges the church to reevaluate the Great Commission that contained in the Old Testament especially in the book of Genesis and New Testamen in the book of Matthew.

Abstrak. Isu etika dan eskatologi Kristen merupakan dua bagian penting yang dipercakapkan makalah ini terkait krisis ekologi yang sedang terjadi. Kedua isu tersebut mengajak gereja untuk memikirkan ulang konsep misi dan konsep keselamatan sehingga dapat mempengaruhi aktivitas gereja dalam menjalankan misi Allah. Gereja menjadi agen Allah dalam menyuarakan pembaharuan relasi yang rusak menjadi harmonis.  Karena itu mandat misi yang dijalankan oleh gereja dipahami sebagai partisipasi gereja dalam persekutuan harmonis yang dinamis dengan Allah. Gereja sebagai komunitas orang-orang percaya yang memiliki hubungan yang dinamis dengan Allah akan secara aktif berpartisip dalam misi Allah.  Sebagai Agen Allah, gereja harus menjalankan perannya dalam mengejawantahkan misi ilahi melalui proklamasi keselamatan dari Allah, berusaha membawa damai maupun keharmonisan melalui prilaku etis, serta menyampaikan berita pengharapan bahwa segala sesuatu harus dikembalikan kepada kemuliaan Allah sebagai pengharapan soteriologis dalam penyatuan dengan Dia. Makalah ini memberikan tantangan kepada gereja untuk mengevaluasi Amanat Agung yang terdapat dalam Perjanjian Lama terkhusus dalam kitab Kejadian dan Perjanjian Baru dalam Injil Matius.  



Keywords


ecology; ethics; eschatology; church;ekologi; etika; eskotologi; gereja

Full Text:

PDF

References


Baker, Anton. Kosmologi dan Ekologi: FIlsafatr tentang Kosmos Sebagai Rumahtangga Manusia. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1995.

Boone, R. Jerome. Created for Shalom: Human Agency and Responsibility in the World.” The Renews the Face of the Earth: Pentecostal Essays in Science and Theology of Creation. Edited by Amos Yong. Eugen, OR: Pickwick Publication, 2009. E-book.

Borrong, Robert P. Etika Bumi Baru, cetakan ke 2. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.

Bottomore, Tom., et al, ed, a Dictionary of Marxist Thought, s.v. Ecology, second edition. Oxford, UK: Blackwell Publishers, 2001.

Erari, Karel Phill. et all. Keadilan Bagi yang Lemah: Buku Peringatan Hari Jadi ke-67 Prof. Dr. Ihroni, M.A. Jakarta: - 1995.

Ford, David F. “Introduction to Modern Christian Theology,” The Modern Theologians: An

Introduction to Christian Theology in the Twentieth Century, volume I. Cambridge,

MA: Basil Blackwell, 1989.

Geisler, Norman L. Etika Kristen: Pilihan dan Isu Kontemporer, edisi II. Malang: Literatur SAAT, 2015.

Hadiwardoyo, Al. Purwa. Moral dan Masalahnya. Yogyakarta: Kanisius, 1990.

Hughes, Jonathan. Ecology and Historical Materialism. Cambridge, UK: Cambridge University Press, 2000.

Leopold, Aldo. Etika Lingkungan: Etika Terapan I: Sebuah Pendekatan Multikultural.

Ed. Shari Collins-Chobania. Yogyakarta: PT. Tiara Wacana Yogya, 2001.

Ma, Wonsuk and Julie C. Ma. Mission in the Spirit: Toward a Pentecostal/Charismatic

Missiology. Oxford: Regnum Books International, 2010.

Moltmann, Jürgen. God in Creation: An Ecological Doctrine of Creation. London: SCM

Press, 1985.

Stott, John. Murid yang Radikal: Delapan Aspek Utam dari Pemuridan Kristen yang Sejati,

terj. Perdian K. M. Tumanan, cetakan pertama. Surabaya: Literatur Perkantas Jawa

Timur, 2017.

Tidwell, Charles A. Educational Ministry of a Church: An Introduction to Educational

Administration. Nashville, TN: Broadman Press, 1982.

Yewangoe, A. A. Hidup dari Pengharapan: Mempertanggunjawabkan Pengharapan di

Tengah Masyarakat Majemuk Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.

______________. Pendamaian. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1983.

Barron, Duane. “For God so Loved the Cosmos: The Good News, Ecology and Christian

Ethics,” Restoration Quarterly, 47 no 2 2005, 69.

Levine, Michael P. Pantheism: A non-Theistic Concept of Deity. New York: Taylor and

Francis e-Library, 1994.

Moo, Douglas J. Nature in the New Creation: New Testament Eschatology and the

Environment. Journal of the Evangelical Theological Society, 49 (3, 2006), 464.

Volf, Miroslav. Materiality of Salvation: An Investigation in Soteriologies of Liberation

and Pentecostal Theologies. Journal of Ecumenical Studies, 26:3, Summer 1989.

Wareza, Monica. Kebakaran Hutan (lagi), Udara di Riau dan Kalteng Memburuk. Artikel on-line. Diambil dari https://www.cnbcindonesia.com/news/20190810123437-4-91107/kebakaran-hutan--lagi--udara-di-riau-kalteng-memburuk.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Halau Jerebu: Keprihatinan Para Guru atas Kebakaran Hutan dan Lahan Riau. https://www.bnpb.go.id/halau-jerebu-keprihatinan-para-guru-atas-kebakaran-hutan-dan-lahan-riau.

Tribun Manado, “Kebakaran Hutan dan Lahan.” https://manado.tribunnews.com/2019/09/16/dampak-kebakaran-hutan-di-kalteng-dan-riau-petugas-temukan-ular-piton-harimau-hingga-king-kobra?page=2.

White, Lynn “The Historical Roots of Our Ecological Crisis;” Science 155: 1203-1207, http://www.cmu.ca/faculty/gmatties/lynnwhiterootsofcrisis.pdf.

Barna Group, Are Human Responsible for Global Warming? (Ventura, CA: Barna Group, September 22, 2016), https://www.barna.com/research/humans-responsible-global-warming/.

World Pantheism, “a Religion of Nature, Earth, Gaia” http://www.pantheism.net/earth

Hidayat, Atep Afia “Kerusakan Hutan di Kalimantan,” http://www.kompasiana.com/atep_afia/kerusakan-hutan-di-kalimantan 550199e1a33311192e5104c5.




DOI: https://doi.org/10.46348/car.v1i1.12

Article Metrics

Abstract view : 423 times
PDF - 383 times

Refbacks



Copyright (c) 2020 CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Caraka Journal has been registered on the site

         

Statistik Counter

View My Stats           

Flag Counter