Telaah Kritis Terhadap Pandangan Roh-Roh Teritorial Menurut C. Peter Wagner

Toni Irawan

Abstract


Abstract

This paper intends to criticize he views on territorial spirits developed by C. Peter Wagner. In his hypothesis he argued "the key for spreading the gospel is spiritual warfare, however, there is one sub-category of spiritual warfare that has great potential to accelerate world evangelization, namely the destruction of the power of territorial spirits Wagner's view of territorial spirits, although controversial in various fields, but it’s actually accepted and practiced in certain churches in Indonesia. To examine this view, the author uses methodological library research which is classified as a type of qualitative research. This research found that Wagner was actually developing his ideas on the principle of "rejection-acceptance" which is loaded with pragmatism. Wagner's self-interest plays a very important role so that his view is his personal interpretation of the facts he presents. Wagner does not really allow facts to speak first, however, interprets facts first, so the results will definitely match his presumption.  Finally, Wagner overly relates all matters to spiritual warfare, so that it causes him to tend to understand everything from the point of war. Wagner's view emphasizing only one side and ignoring the other sides finally made his theory lame.

Keywords: Critical studies; views of territorial spirits; spiritual warfare; the principle of refusal acceptance; accelerated evangelism.

Abstrak

Tulisan ini bermaksud menelaah secara kritis pandangan tentang roh-roh teritorial yang dikembangkan oleh C. Peter Wagner.  Dalam hipotesanya ia mengemukakan  “kunci untuk keberhasilan pengabaran injil adalah peperangan rohani, tetapi ada satu sub-kategori dari peperangan rohani yang memiliki potensi besar untuk mempercepat penginjilan dunia, yaitu penghancuran kuasa roh-roh teritorial.  Pandangan ini mengundang kontroversial tersendiri: di kubu tradisonal menganggap pandangan ini tidak Alkitabiah, tetapi di kalangan tertentu gereja-gereja pentakosta Kharismatik memahaminya sebagai pengajaran yang objektif.   Pandangan Wagner tentang roh-roh teritorial meskipun kontroversial, namun faktanya justru diterima dan dipraktikan di gereja-gereja tertentu di Indonesia. Untuk menelaah pandangan ini, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan yang secara metodologis tergolong dalam jenis penelitian kualitatif.  Dari penelitian ini didapati hasil telaah yang mengemukakan bahwa Wagner sebenarnya sedang mengembangkan gagasannya di atas prinsip ”penolakan-penerimaan yang sarat dengan pragmatisme.  Self interest Wagner sangat berperan sehingga pandangannya adalah penafsiran pribadinya terhadap fakta yang dipaparkannya.  Wagner tidak benar-benar mengijinkan fakta berbicara terlebih dahulu, namun, menafsirkan fakta terlebih dahulu, sehingga hasilnya pasti akan cocok dengan praduganya. Terakhir, Wagner berlebihan mengkaitkan semua persoalan dengan peperangan rohani, sehingga mengakibatkan ia cenderung memahami semua hal dari sudut peperangan.  Pandangan Wagner yang menekankan hanya pada satu sisi dan mengabaikan sisi lain  akhirnya membuat teorinya  timpang

Kata Kunci: Telaah kritis; Pandangan roh-roh Teritorial; peperangan Rohani; prinsip penolakan penerimaan; Percepatan pengabaran injil


Keywords


Telaah kritis; Pandangan; Roh-roh Teritorial; Peperangan Rohani; Critical Study; Views; Territorial Spirits; Spiritual Warfare

Full Text:

PDF

References


Arnold, Clinton E. 3 Crucial Questions About Spiritual Walfare. Grand Rapids Michigan: Baker Book House, 1997.

Budi, Ferry Setiawan. “Meningkatkan Pertumbuhan Gereja Melalui Penerapan Strategi Peperangan Rohani.” REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (December 2019): 49–75.

Geisler, Norman. Christian Apologetics. Grand Rapids Michigan: Baker Book House, 1976.

Hamzah, Amir. Metode Penelitian Kepustakaan: Kajian Filosofis, Teoritis, Dan Aplikatif. Batu: Literasi Nusantara, 2018.

———. Metode Penelitian Kualitatif: Rekontruksi Pemikiran Dasar Serta Contoh Penerapan Pada Ilmu Pendidikan, Sosial Dan Humaniora. Batu: Literasi Nusantara, 2018.

Lowe, Chuck. Territorial Spirits and World Evangelisation? Great Britain: OMF International, 2000.

Soerono. “Telaah Kritis Terhadap Konsep Doa Peperangan Rohani Tingkat Strategis Menurut Peter Wagner.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 7, no. 1 (2006): 101–104.

Sutanto, Hasan. Hermeneutik: Prinsip Dan Metode Penafsiran Alkitab. Malang: SAAT, 2007.

Wagner, C Peter. Berdoa Dengan Penuh Kuasa: Cara-Cara Berdoa Yang Efektif Dan Mendengar Suara Tuhan Dengan Jelas. Jakarta: Nafiri Gabriel, 1997.

———. Doa Peperangan: Strategi Untuk Bertempur Melawan Penguasa Kegelapan. Jakarta: Metanoia, 1994.

———. Roh-Roh Teritorial: Wawasan Terhadap Tingkat Strategis Peperangan Rohani Dari Sembilan Belas Pemimpin Kristen. Jakarta: Immanuel, 1994.

Wagner, C Peter, and F Douglas Pennover. Adu Kuasa Dengan Penghulu Kegelapan. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 1990.




DOI: https://doi.org/10.46348/car.v1i2.24

Article Metrics

Abstract view : 66 times
PDF - 50 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Caraka Journal has been registered on the site

         

Statistik Counter

View My Stats           

Flag Counter