Perspektif Gereja Masehi Injil Di Timor (GMIT) Imanuel Matepu Terhadap Tradisi Puru Hogo

Indah lestari basuki, Chlaodhius budhianto, Iskak Sugiyarto

Abstract


                  Abstract

Puru Hogo is a tradition that is still attached to the life of the Sabu tribe in East Nusa Tenggara. The Puru Hogo tradition is carried out by the Sabu community every year, when they want to do the extracting of sap and cooking sugar, in June and July. They believe that they will be blessed, the results of the extraction of sap will be good, no one will have an accident, and they will get a good income, on condition that they have to offer a sheep to give to Mone Ama. Using a qualitative approach, a descriptive method, this research examines the perspective of the Christian Church in Timor (GMIT) Imanuel Matepu. It was found that the Puru Hogo tradition was given a new meaning, so that it became a bridge for church ministry in the Sabu community.

Keywords: Puru Hogo Tradition; Contextual; Sabu Tribe.

Abstrak

Puru Hogo merupakan tradisi yang masih lekat dalam kehidupan Suku Sabu di Nusa Tenggara Timur. Tradisi Puru Hogo dilakukan oleh masyarakat Sabu setiap tahun, saat hendak melakukan pengambilan air nira dan memasak gula, pada bulan Juni dan Juli. Mereka meyakini bahwa mereka akan diberkati, hasil pengambilan air nira akan bagus, tidak ada yang mengalami kecelakaan, dan mereka akan mendapatkan pendapatan yang baik, dengan syarat harus mempersembahkan seekor domba untuk diberikan kepada Mone Ama. Melalui metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, penelitian ini menelisik tentang perspektif Gereja Masehi Injil di Timor (GMIT) Imanuel Matepu. Di dapati bahwa tradisi Puru Hogo, diberi makna baru, sehingga menjadi jembatan bagi pelayanan gereja di masyarakat Sabu.

Kata Kunci: Tradisi Puru Hogo; Kontekstual; Suku Sabu


Keywords


Puru Hogo Tradition; Contextual; Sabu Tribe; Tradisi Puru Hogo; Kontekstual; Suku Sabu

Full Text:

PDF

References


Darmaputera, Eka. Konteks Berteologi Di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.

Erni. Wawancara Oleh Penulis. GMIT Immanuel Matepu, 2019.

Hariprabowo, Y. “Misi Gereja Di Tengah Pluralitas Agama Dan Budaya.” Orientasi Baru 18, no. 1 (2009): 13–14.

Hasselgrave, David J. Kontekstualisasi (Makna, Metode Dan Model). Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.

Janis, Yanice, and Meily M Wagiu. “Pertemuan Injil Dan Kebudayaan: Kajian Kontekstualisasi Kebudayaan Mamidate Kubur’ra Di Jemaat El-Betel Rusoh.” Tumou Tou 5, no. 1 (2018): 51.

Kobong, Th. Iman Dan Kebudayaan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.

Laukapitang, Yunus D A. “Teologi Pembangunan Berbasis Pengembangan Masyarakat Shalom Pada Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Kupang Nusa Tenggara Timur.” Jaffray 14, no. 2 (2016): 241–261.

Lola, James A. “Iman Kristen Dan Budaya Popular.” Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen 1, no. 1 (2019): 13–14.

Neno, Femi S Nassa. Wawancara Oleh Penulis. GMIT Immanuel Matepu, 2019.

Prayogi, Winfrid. “Mencari Esensi Dan Misi Gereja Dalam Konteks Indonesia Awal Abad 21.” Veritas : Jurnal Teologi dan Pelayanan 1, no. 1 (2000): 10.

Retnowinarti. Agama-Agama Dan Tantangan Kebudayaan. Jakarta: Badan Litbang PGI, 1994.

Rihi, Huki. Wawancara Oleh Penulis. Ledeana, 2019.

Samarenna, Desty. “Berteologi Dalam Konteks Indonesia Modern.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Gereja 1, no. 1 (2017): 25.

Setiawan, David Eko. “Dampak Injil Bagi Transformasi Spiritual Dan Sosial.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 1 (2019): 83–93.

Singgih, Emmanuel Gerrit. Berteologi Dalam Konteks. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.

Sukmadimata, Nana Syaodih. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.

Tara, Titus. “Memahami Model-Model Teologi Kontekstual Stephhen B Bevans Dalam Konteks Budaya Ende Lio Sebagai Bagian Dari Kejujuran Berteologi.” Atma Reksa 21, no. 1 (2017): 3–6.

Tari, Ezra. “Teologi Tongkonan: Berteologi Dalam Konteks Budaya Toraja.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 2, no. 2 (2018): 5.

Tomatala, Yakob. Penginjilan Masa Kini Jilid 1. Malang: gandum mas, 1998.

Warjianto, Ayub, and Fibry Jati Nugroho. “Teologi Penghormatan.” Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen 2, no. 1 (2020): 147–167.




DOI: https://doi.org/10.46348/car.v1i2.29

Article Metrics

Abstract view : 101 times
PDF - 41 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Caraka Journal has been registered on the site

         

Statistik Counter

View My Stats           

Flag Counter