Keesaan Yahweh (TUHAN) Dalam Kitab Kejadian

Lamberty Yahya Mandagi

Abstract


Abstract

This paper discusses the oneness of Yahweh in the book of Genesis, especially the parts of the book of Genesis which are considered as the work of Yahwist sources. Why conduct a study from parts of the Bible that come from Yahwist sources because this source is considered to be the oldest source in the Bible. The point about the oneness of Yahweh is lifted, because in the book of Genesis, there are certain passages that indicate that Yahweh is not singular but is plural. Therefore, the researcher conducted research related to this subject by doing hermeneutic work, specifically using a critical historical approach. Through literature research on texts related to the subject matter, it can be concluded that in the view of Yahwist sources, the Lord God (Yahweh Elohim) who is worshipped by the Israelites in the Old Testament is one. The one Yahweh is often accompanied by His angels. Thus, the same Lord God who is worshipped by Christians today is one God.

Keywords: Yahweh; Oneness; Book of Genesis; Yahwist.

Abstrak

Tulisan ini membahas tentang keesaan Yahweh  dalam kitab Kejadian, secara khusus dari bagian-bagian kitab Kejadian yang dianggap sebagai karya dari sumber Yahwist. Mengapa mengadakan kajian dari bagian-bagian Alkitab yang berasal dari sumber Yahwist karena sumber ini dianggap sebagai sumber yang tertua dalam Alkitab. Pokok tentang keesaan Yahweh diangkat, karena dalam kitab Kejadian, ada bagian-bagian tertentu seperti mengindikasikan bahwa  Yahweh itu tidak esa adanya tetapi bersifat jamak. Karena itu penulis melakukan penelitian berkaitan dengan pokok ini dengan melakuan kerja hermeneutik, secara khusus menggunakan pendekatan historis kritis. Melalui penelitian literatur terhadap teks-teks yang berkaitan dengan pokok pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa dalam pandangan sumber Yahwist, TUHAN Allah (Yahweh Elohim) yang disembah oleh umat Israel dalam Perjanjian Lama, esa adanya. Yahweh yang esa itu seringkali didampingi oleh malaikat-malaikat-Nya. Dengan demikian, TUHAN Allah yang sama dan yang disembah oleh orang Kristen masa kini adalah Allah yang esa.

Kata kunci: Yahweh; Keesaan; Kitab Kejadian; Yahwist.


Keywords


YAHWEH ; Keesaan; Kitab Kejadian; Yahwist.

Full Text:

PDF

References


Amstrong, Karen. A New Intrepretation of Genesis. Toronto: The Random House Publishing Group, 1997.

Arthur, John Mc. Bible Commentary. USA: Thomas Nelson, 2005.

Benner, Bette Jo. Genesis A New Inptrepretation. USA: Xlibibris Coporation, 2013.

Bloomendal, J. Pengantar Kepada Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2013.

Bruggemann, Walter. Genesis. Lousville: John Knox Press, 2010.

Coote, Robert B, and David Robert Ord. Sejarah Pertama Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Efird, James M. The Old Testament Writing. Lousville: John Knox Press, 1982.

Ehrlich, Ernst. A History of Israel. London: Dalton, n.d.

Gertz, Jan Christian, and Angelika Berlejung. Puwa Pustaka: Eksplorasi Ke Dalam Kitab-Kitab Perjanjian Lama Dan Deuterokanonika. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.

Gutrhie, Donald. Tafsiran Alkitab Masa Kini I. Jakata: Yayasan Bina Kasih OMF, 1987.

Hamilton, Victor P. The Book of Genesis Chapter 1-17. Grand Rapids Michigan: William Eerdmans Publishing, 1991.

Handel, Ronald. The Book of Genesis. New Jersey: Pricenton University Press, 2013.

Harefa, Juliman. “Makna Allah Pencipta Manusia Dan Problema Arti Kata ‘Kita’ Dalam Kejadian 1:26-27.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 3, no. 2 (2019): 107–117.

Heitzig, Skip. You Can Understand The Book of Genesis. Oregon: Harvest House Publisher, 2018.

Hill, Andrew E, and Walten J H. Survey Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 1996.

Hinson, David F. Sejarah Israel Pada Zaman Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1994.

Lasor, W. S. Pengantar Perjanjian Lama I. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1993.

Lemp, Walter. Tafsiran Kitab Kejadian 5:1-12:3. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1997.

Mawene, Marthinus Theodorus. Perjanjian Lama Dan Teologi Kontekstual. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2020.

Munthe, Eben. “Implikasi Penggunaan ‘El’ Dan 'YHWH" Dalam Kekristenan Masa Kini.” Kurios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 5, no. 1 (2019): 54–73.

Noth, Martin. The History of Israel. London: Adam & Charles Black, 1976.

Rad, G Von. Genesis. Britain: SCM Press, 1991.

Schroeder, Joy A. The Book of Genesis. Grand Rapids Michigan: William Eerdmans Publishing, 2015.

Setio, Robert, and Wahyu Widjaja. Teks Dan Konteks Berteologi Lintas Budaya. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.

Ska, Jean Louis. The Studu of The Book of Genesis: The Beginning of Critical Reading, In The Book: The Book of Genesis. Leiden: Hotei Publishing, 2012.

Speiser, E A. Genesis. Garden City: Doubleday Company, 1964.

Titaley, John S. “Di Seputar Penerjemahan Nama Yahweh Dalam Alkitab Bahasa Indonesia.” Waskita 3, no. 2 (2006): 145.

Wahono, Wismoady. Di Sini Kutemukan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1991.

Westermann, Clause. Genesis. Grand Rapids Michigan: William Eerdmans Publishing, 1986.

Whybray, R Norman. Introduction to The Pentateuch. Grand Rapids Michigan: William Eerdmans Publishing, 1995.

Wolf, Herbert. Pengenalan Pentateukh. Malang: Gandum Mas, 1998.




DOI: https://doi.org/10.46348/car.v1i2.31

Article Metrics

Abstract view : 49 times
PDF - 25 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Caraka Journal has been registered on the site

         

Statistik Counter

View My Stats           

Flag Counter