Sinergi Pelayan dan Jemaat Tuhan Menurut 1 Korintus 3:4-9

Desti Ratna Sari Halawa

Abstract


Abstract

This paper examines the meaning of synergy in the ministry and life of believers according to 1 Corinthians 3: 4-9. Servants of God tend to leave the place of service because they are at odds with God or others. Among the Corinthians in the early church, there was strife among the members of the body of Christ. To deal with divisions, Paul talks about becoming partners with God (synergy). In the Orthodox  church this concept emphasizes how to achieve salvation but this concept is not emphasized in the world of ministry. Whereas in Protestant literature this concept is rarely even perhaps foreign to be discussed as something important, so that it is reflected in ministries within the church and outside the church which often cause divisions. The results show that only through synergy with God can humans synergize with one another (one with God and one with others remains strong). Synergize is to be partners with Allah who continue to exercise their free will according to God's will so that they are not easily tempted by the evil of sin. Remembering God dynamically produces union with God and gives the best service to others as Christ served. Of course, only synergy makes humans avoid fellowship and enmity between others. 

Abstrak

Tulisan ini meneliti makna sinergi dalam pelayanan dan kehidupan orang percaya menurut 1 Korintus 3:4-9. Pelayan Tuhan cenderung meninggalkan tempat pelayanan karena berselisih dengan Allah atau sesama. Di antara jemaat Korintus di masa gereja mula-mula perselisihan di antara anggota tubuh Kristus sudah terjadi. Untuk menghadapi perpecahan, Paulus berbicara bagaimana menjadi kawan sekerja Allah (sinergi). Dalam gereja Ortodoks konsep ini menekankan bagaimana mencapai keselamatan akan tetapi konsep ini tidak ditekankan dalam dunia pelayanan. Sedangkan dalam literatur Protestan konsep ini jarang bahkan mungkin asing dibahas sebagai sesuatu yang penting, sehingga tercermin dalam pelayanan-pelayanan dalam gereja maupun di luar gereja yang sering menimbulkan perpecahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya melalui sinergi dengan Allah manusia bisa bersinergi dengan sesamanya (menyatu dengan Allah dan persatuan dengan sesama tetap kokoh). Bersinergi adalah menjadi kawan sekerja Allah yang terus melatih kehendak bebasnya sesuai dengan kehendak Allah sehingga tidak mudah tergoda oleh kejahatan dosa. Mengingat Allah secara dinamis menghasilkan persatuan dengan Allah dan memberi pelayanan terbaik kepada sesama seperti Kristus melayani. Tentunya, hanya sinergilah yang membuat manusia terhindar dari persekutuan serta permusuhan di antara sesama.


Keywords


Congregational unity; Spiritual growth; Fellow servants of God; Synergy of God;Persatuan jemaat; pertumbuhan rohani; rekan pelayan Tuhan; sinergi Allah

Full Text:

PDF

References


Adiprasetya, Joas. “Dari Tangga ke Taman: Multiplisitas Pertumbuhan Iman dan Implikasinya bagi Karya Pedagogis, Pastoral, dan Liturgis Gereja.” Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 4, no. 2 (April 2020): 127-142.

Anselmus. Commentary I Corinthians 3:9. Catena Bible. http://www.catenabible.com/1cor/3 (diakses 27 Maret 2020).

Brill, J. Wesley. Tafsiran Surat Korintus Pertama. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 1998.

Byantoro, Daniel. Aku Percaya: Penjelasan Pengakuan Iman Nikea. Surakarta: Gereja Orthodox Indonesia, 2016.

Caesarius. Commentary I Corinthians 3:9. Catena Bible. http://www.catenabible.com/1cor/3 (diakses 27 Maret 2020).

Chrysostom, John. Commentary I Corinthians 3:9. Catena Bible. http:www.catenabible.com/1 cor/3 (diakses 27 Maret 2020).

———. Six Books on the Priesthood. Diedit oleh Veronika Riml dan Von Altrosenburg. Diterjemahkan oleh Graham Neville. Great Britain: SPCK, 1907.

Coniaris, Anthony M. Philokalia: The Bible of Orthodox Spirituality. Minneapolis: Light & Life Publishing Company, 1998.

Cornelius. Commentary I Corinthians 3:9. Catena Bible. http://www.catenabible.com/1cor/3 (diakses 27 Maret 2020).

Gordon, Jon. The Seed: Menemukan Panggilan dan Kebahagiaan dalam Hidup dan Pekerjaan. Diedit oleh Esther. M Tanuadji. Diterjemahkan oleh Marlene T. Surabaya: MIC 2011.

Gunawan, Agung. “Pemuridan dan Kedewasaan Rohani.” Jurnal Teologi Aletheia 19, no. 12 (Maret 2017): 1-17.

Guthrie, Donald. Tafsiran Alkitab Masa Kini 3: Matius – Wahyu. Diterjemahkan oleh A. Simanjuntak. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1982.

Hendi. “Bagaimana Membaca Alkitab.” Sekolah Tinggi Teologi Soteria Purwokerto, 13 November 2017. https://www.sttsoteria.ac.id/2017/11/tiga-level-pembacaan-alkitab.html, (diakses 25 November 2020).

———. Formasi Rohani: Fondasi, Purifikasi, Deifikasi. Yogyakarta: LeutikaPrio, 2018.

——— & Geralda Aprillia Salindeho “Hesychia Menurut Bapa-bapa Padang Gurun dan Delapan Kebajikan Jiwa,” Jurnal Teologi “Cultivation” 4, No. 2, (Desember 2020): 111-131.

———. Inspirasi Kalbu 1. Yogyakarta: LeutikaPrio. 2017.

———. Inspirasi Kalbu 2. Yogyakarta: LeutikaPrio, 2018.

———. “Pertobatan di dalam Philokalia: Artikel Ulasan,” Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 1 (Oktober 2018): 52-73.

——— & Tiopan Aruan, “Konsep Manusia Baru Di Dalam Kristus Berdasarkan Surat Efesus 4:17-32” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, No. 1 ( Januari 2020): 113-130.

Henry, Matthew. “1 Corinthians 3, Bible Study Tools”, https://www.biblestudytools.com/commentaries/matthew-henry-complete/1-corinthians/3.html (diakses 25 November 2020).

London, Jr., H. B. dan Neil B. Wiseman. Pelayan Allah yang Berjiwa Besar: Kiat untuk Bertumbuh Kuat dan Pesat Dimana pun Allah Menempatkan Anda. Diedit oleh E. Purba. Diterjemahkan oleh A. J. Syauta. Jakarta: Immanuel 1994.

Maxwell, John C. Beyond Talent. Diedit oleh Sari Rachmatika. Diterjemahkan oleh Andi Wahyu. Surabaya: MIC, 2017.

Palamas, Gregory. The Philokalia. Jilid IV. London: Faber and Faber, 1995.

Pentiuc, Eugen J. The Old Testament in Eastern Orthodox Tradition. New York: Oxford University Press, 2014.

Schnase, Robert. 5 Ciri Jemaat yang Bertumbuh. Malang: Gandum Mas, 2016.

Setiawan, David Eko dan Anton Ishariyono. “Hakikat Spritualitas Pelayan Kristus dan Implikasinya Bagi Hamba Tuhan Masa Kini.” Pengarah: Jurnal Teologi Indonesia 2, no. 2 (Juli 2020): 116-128.

Stanley, Harakas. Introducing the Orthodox Church: Its Faith and Life. Minneapolis: Light and Life Publishing Company, 1993.

Tanusaputra, Daniel N. “Kerohanian dan Pelayanan Seorang Hamba Tuhan,” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 14, no. 2 (Oktober 2013): 253-276.

Walz, Edgar. Bagaimana Mengelola Gereja Anda. Diterjemahkan oleh S. M. Siahaan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.




DOI: https://doi.org/10.46348/car.v2i1.34

Article Metrics

Abstract view : 52 times
PDF - 102 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Caraka Journal has been registered on the site

         

Statistik Counter

View My Stats           

Flag Counter