Tradisi Ma’ballak Bua Bagi Orang Sakit Dan Relevansinya Dengan Pengakuan Dosa Dalam Iman Kristen

Authors

  • Silta Omega Monni' Institut Agama Kristen Negeri Toraja
  • Restifani Cahyami Institut Agama Kristen Negeri Toraja

DOI:

https://doi.org/10.46348/car.v3i1.81

Keywords:

Bua, Dosa, Iman, Ma' Ballak, Pengakuan

Abstract

This paper is based on the background of the problem that the author sees about a tradition of “Ma’ Ballak Bua” confession in Bonggakaradeng, Tana Toraja which accepted and is still practiced by Christians in the area and is considered to have something to do with confession in the Christian faith. This research was conducted to achieve a goal, namely to explain the tradition of Ma’ Ballak Bua for the sick and its relationship with confession of sins in the Christian faith. The research method used is a qualitative research method with an ethnographic approach through library research and interviews. The results showed that Ma’ Ballak Bua and confession have the same goal, namely to express guild and ask God for forgiveness for all sins committed during life in order to bring peace or forgiveness in life.

References

Davids, Peter H. Pandangan Alkitab Tentang Hubungan Antara Dosa dan Buah Dosa:

Kebutuhan Gereja Saat Ini. Malang: Gandum Mas, 2001.

Fountain, Daniel E. Allah, Kesembuhan Medis & Mukjizat. Bandung: Lembaga Literatur

Baptis, 2002.

Hadiwijono, Harun. Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.

Handbook to the Bible: Pedoman Lengkap Pendalaman Alkitab. Bandung: Kalam Hidup, 2015.

Jr., Gene Edward Veith. Dengan Segenap Akal Budi. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

Konferensi Wali Gereja Indonesia. Iman Katolik. Yogyakarta: Kanisius, 1996.

Lembaga Alkitab Indonesia. Alkitab Edisi Studi. 2000.

Marbun, Pardomuan. “Konsep Dosa dalam Perjanjian Lama dan Hubungannya dengan Konsep Perjanjian.” CARAKA:Jurnal Teologi Biblika dan Praktika, no.1 (Mei 2020): 1-16.

Mangolen, Suleman, wawancara oleh penulis, Tana Toraja, Indonesia, 24 Juni 2021.

Niftrik, C van dan B.J Boland. Dogmatika Masa Kini. Jakarta: Gunung Mulia, 2008.

Palloan, Rosina, wawancara oleh penulis, Tana Toraja, Indonesia, 8 Desember 2020.

Pandung, Naomi, wawancara oleh penulis, Tana Toraja, Indonesia, 25 Juni 2021.

Pengakuan Gereja Toraja.pdf

Purwanto, Ani Teguh. ”Arti Korban Menurut Kitab Imamat.” Kerusso, no.2 (2017): 8-14.

Rumbi, Frans Paillin. “Tradisi Massuru’ dan Pertobatan dalam Injil Sinoptik.” BIA’: Jurnal

Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual, no.1 (2018): 26-38.

Randa, Federns. “Karya Keseamatan Allah dalam Yesus Kristus Sebagai Jaminan Manusia

Bebas dari Hukum Kekal Allah.” Logan Zoes: Jurnal Teologi: 35-62.

S, Jonar. Kamus Alkitab dan Theologia. Yogyakarta: ANDI, 2016.

Sandakila’, Jhonli, wawancara oleh penulis, Tana Toraja, Indonesia, 25 Juni 2021.

Selestyani dan Ebenhaizer I Nuban Timo. “Tinjauan Teologis Mengenai Makna Pengakuan

Dosa dalam Liturgi Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB).” Waskita: Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, no. 2 (2014): 93-121.

Snoek, I. Sejarah Suci. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005.

Sidiq, Mohammad dan Hartini Salama. “Etnografi sebagai Teori dan Metode.” Kordinat:

Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam, no. 1 (2019): 2-38.

Starauss, Anselm dan Juliet Corbin. Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka

Pelajar, 2009.

Strom, M. Bons. Apakah Penggembalaan itu?. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.

Tangan, Ruben, wawancara oleh penulis, Tana Toraja, Indonesia, 24 Juni 2021.

Tong, Stephen. Dosa, Pengadilan, dan Penghakiman. Surabaya: Momentum, 2014.

Wo Ho, Ro. Manusia Kepunyaan Allah. Yogyakarta: Andi, 2015.

Windiani dan Farida Nurul R. “Menggunakan Metode Etnografi dalam Penelitian Sosial?.”

Dimensi, no. 2 (2016): 87-92.

Downloads

Published

2022-04-17

Issue

Section

ARTICLES